|
IPA II PDAM Padang Diresmikan PDAM Padang Bangun IPA 200 Liter/Detik Secara Mandiri
Secara perlahan, PDAM Kota Padang terus bangkit menuju kemandirian. Meski pun masih dihadapkan pada persoalan hutang, PDAM Kota Padang tetap memprioritaskan pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) dan pembangunan jaringan pipa baru, guna memperluas cakupan pelayanan. Hal tersebut dalam rangka meningkatkan K3 (kualitas, kuantitas, dan kontinuitas) aliran air ke pelanggan. Salah satu kebijakan yang dilakukan PDAM Kota Padang yakni membangun IPA baru. Kali ini langkah cukup berani diambil manajemen PDAM Kota Padang. Di tengah masalah restrukturisasi hutang yang jatuh tempo, PDAM membangun IPA baru di dengan sumber air sungai Latung dengan kapasitas 200 liter/detik, dengan mempergunakan dana sendiri. Hal tersebut diungkapkan langsung Direktur Utama PDAM Kota Padang, Ir. H. Azhar Latif ketika peresmian IPA II Latung kapasitas 200 liter/detik milik PDAM Kota Padang di lokasi pengolahan air Latung, Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Senin, 26 Maret 2007 lalu. Peresmian IPA II Latung dilakukan langsung oleh Walikota Padang, Drs.H. Fauzi Bahar, Msi didampingi Ketua DPRD Kota Padang, Hadison, S.Si. Apt, Pj Ketua YLKI Sumatera Barat, Saharman Zanhar serta para undangan lainnya. ”Peresmian IPA II Latung ini merupakan momentum yang sangat berarti bagi PDAM Kota Padang. Selain merupakan sejarah penting dalam perjalanan PDAM Kota Padang, IPA II ini sekalgus merupakan bukti kemandirian PDAM Kota Padang,” ujar Ir. H. Azhar Latif yang juga Sekretaris Umum DPP PERPAMSI ini. Diungkapkan Azhar Latif. PDAM Kota Padang yang kini berusia 32 tahun, baru kali ini secara mandiri mampu membangun IPA dengan kapasitas besar di atas 100 liter per detik. Sebelumnya IPA I di Gunung Pangilun dengan kapasitas 500 liter per detik mulai dibangun jauh sebelum PDAM berdiri, yakni sejak tahun 1957 dan baru selesai tahun 1970, sepenuhkanya dikerjakan tenaga-tenaga ahli dari Perancis memanfaatkan sumber dana dari bantuan Pemerintah Perancis terhadap pemerintah Indonesia. Setelah 37 tahun kemudian, atau 32 tahun berdiri, PDAM membuktikan kemandiriannya dalam pembangunan IPA Kemandiriannya dibuktikan dengan dua hal, pertama kemandirian secara SDM dalam pengerjaan IPA ini. Kedua kemandirian dalam pembiayaan pembangunan IPA II Latung ini. Pembangunan IPA II, sangat mendesak dilakukan PDAM Kota Padang, khususya untuk wilayah pelayanan Utara. Khusus untuk wilayah pelayanan Pusat atau pusat Kota Padang dengan sumber air utama berasal dari IPA I Gunung Pangilun, pelayanan sudah relatif baik. Namun untuk wilayah utara, seiring pesat perkembangan pembangunan kota ke arah utara, sumber air yang ada tidak mencukupi. Bahkan saat ini daftar tunggu calon pelanggan baru di wilayah utara ini sudah melebihi angka 10.000. Wilayah Pelayanan Utara yang meliputi empat kecamatan, yakni Kecamatan Koto Tangah, Kecamatan Kuranji, sebagian Kecamatan Padang Utara, dan sebagian Kecamatan Nanggalo dengan pelanggan sekitar 20.000 SR, selama ini dilayani tiga IPA mini di Latung masing-masing kapasitas 10 liter per detik, 20 liter per detik, dan 60 liter per detik, serta dibantu IPA sederhana di Guo Kuranji dengan kapasitas 40 liter per detik. Dengan diresmikannya IPA II Latung ini, maka kapasitas produksi untuk wilayah utara dengan IPA lengkap naik dari 90 liter/detik naik menjadi 290 liter/detik ditambah dengan IPA sederhana Guo Kuranji kapasitas 40 liter/detik. Pembangunan IPA baru ini disambut gembira Walikota Padang. ”Pemko dengan bersama DPRD mendukung penuh program PDAM untuk terus mengembangkan jaringan, pembangunan IPA baru dan lain-lain, dalam rangka peningkatan kualitas dan cakupan pelayanan,” ungkap Walikota Padang, Drs. H. Fauzi Bahar, Msi. (*) Fethriza, SE dan Alfitra, SE. Infokom PDAM Kota Padang
Teks Foto 1. Walikota Padang, Drs.H Fauzi Bahar, Msi menakan tombol sirene tanda diresmikannya Pengoperasian IPA II Latung milik PDAM Kota Padang disaksikan Ketua DPRD Kota Padang,. Hadison, Ssi. Apt dan Dirut PDAM Kota Padang, Ir. H. Azhar Latif (pakai jas hitam dan peci). 2. Fasilitas Bak Saringan IPA II PDAM Padang 3. Wako Padang, Drs Fauzi Bahar, Msi mencoba air bersih perdana hasil pengolahan IPA II Kapasitas 200 liter/detik bersama Ketua Badan Pengawas PDAM Padang, H. Firdaus. K, SE.
 |