Oleh: Helfia Edial S2 - Mining Engineering Dibuat: 1997-09-00 , dengan 1 file(s). | Keywords: aluvial plain, groundwater, aquifer Subject: Hydrosphere: Groundwater Heading: Earth sciences Call Number: T 551.49.EDI Kotamadya Padang terletak di dataran aluvial pinggir Pantai Barat Sumatra yang merupakan akumulasi bahan endapan Sungai Batang Kuranji dan Sungai Batang Arau. Sekarang ini terjadi pertumbuhan industri yang seiring dengan berkembangnya pertumbuhan di sektor ekonomi dan jumlah penduduk yang mengakihatkan meningkatnya kebutuhan akan air bersih. Pemenuhan kebutuhan air bersih di kota ini dipenuhi dengan memanfaatkan sumber-sumber mata air dan pemanfaatan airtanah melalui sumur-sumur bor oleh PDAM. Saat ini di wilayah penelitian telah ada delapan sumur yang berproduksi setiap harinya, sumur-sumur tersebut adalah 3a, 3b, Sc, 7c, A.3P, A.4P, A.5P, dan A.6P. Cekungan Padang dapat dibedakan atas 3 unit geologi, Pertama "Kipas Aluvial" yang terletak pada dataran bahagian selatan dan sebelah timur Kotamadya Padang yang merupakan aluvial multi siklus yang ekstensive, yang terdiri dan flufiovulkanik yang terkonsolidasi dengan deposit lahar, vulkanik tuff dan andesit yang umumnya ditutupi oleh lapisan pasir kasar pleistocen dengan ketebalan antara 5 s/d 10 m, kedua "Daerah Timbunan Pasir Pantai" terdiri dari +15 buah perbukitan pasir yang rendah yang berisolasi dengan lebar +3 km terletak disebelah utara dan merupakan tahapan pembentukan pantai pada masa plestocen, ketiga daerah "Rawarawa Belakang" yang terdapat antara masing-masing timbunan pasir dan merupakan deposit lagoonal yang dominan diisi oleh lumpur sampai pasir lempungan. Pada cekungan Padang terdapat dua jenis akifer, yaitu akifer babas dan akifer tertekan dua dan 8 sumur yang ada merupakan akifer positif (over flow) dengan ketinggian muka airtanahnya lebih dan 3 meter diatas muka tanah. Aliran airtanah berasal dari arah timur menuju barat dan baratlaut, ketebalan akifer rata-rata 39,35 m yang dijumpai pada kedalarnan 32 m s/d 243,5 in, nilai permeahilitas (K) mulai dan 4,17 x 10-5 m/dt sampai dengan 1,17 x 10-4 m/dt , nilai transmissivitas (T) mulai dan 119,62 m²/hari sampai 454,9 m²/hari. Sistem akifer daerah ini adalah sistem dengan aliran melalui ruang antar butir. Daerah resapan (recharge area) untuk airtanah tertekan terdapat pada lokasi kipas aluvial (Qf) yang merupakan hasil rombakan andesit yang berasal dari aliran yang tidak teruraikan (lahar, angglomerat, dan endapankolovium) dengan luas 77,1 km² dan besamya infiltrasi (recharge) 1.703 mm/th. Potensi airtanah wilayah penelitian 117.105,91 m³/hari. besarnya simpanan air (AS) yang mengisi permukaan tanah pada Kipas Aluvial Sungai Batang Kuranji 559,4 mm/th dan Sungai Batang Arau -2.108,5 mm/th. Translation: Padang municipality is situated on the aluvial plain on the edge of Sumatera's West Coast. The plain consist of aluvial sediment accumulated by Batang Kuranji and Batang Arau Rivers. The need of fresh water is fulfilled by springs and ground water whichoperated by PDAM. There are eight production wells, namely wells are 3a, 3b, 5c, 7c, A.3P, A.4P, A.5P and A.6P in the of Padang. The industrial growth along with the economic development and the population growth cause the increasing need of fresh water Padang plain has 3 geological unit, first "aluvial fan" which situated in the southerm and east part of Padang that forms extensive multi-cycle aluvial, consist of consolidated flufiovulcanic that are mudflow volcanic/lava vulcanic, tuff and andesit that generally covered by layer of pleistosencoarse sand by the thickness between 5-10 m, second coastal sandbarsconsist of 15 low sand dunes isolated with the wider of 3 km situated in the northern part and forms coastal forming in pleistosen period, third "backswamps" between pile region, lagoonal deposit dominantly filled with silt to clay sand. There are two kinds of aquifer of Padang Basin, that are unconfined aquifer and confined aquifer, two of the eight wells are positive aquifer (over flow) with the height of ground water level is more than 3 m above ground level. Ground water flows from east to west and north-west, the average thickness of aquifer is 39,35 m found in the depth of 32 m to 243,5 m, permeability (K) value begins from 4, 17 x 10"5 m/sec to 1,17 x 10-4 m/sec, transmissivitas O.) value begins from 119,62 m²/day to 454,9 m²/day. This region uses the aquifer system with the stream pass through the space intergrain. Recharge area for confined aquifer is situated on aluvial fan (Qf) that is the product of andesit modification from un analyze stream (lava, angglomerat and kolovium sediment) with of 77,1 km2 and infiltration ( recharge) 1.703 mm/year, the potensial of Padang Basin ground water is 117.105,91 m³/day. The amount of water storage (AS) That fills ground level on aluvial fan of Batang Kuranji river is 559,4 mm/year and Batang Arau river -2.108,5 mm/year. sumber : ITB Central Library
|